Balai Kalibrasi - PPPOMN menyelenggarakan kegiatan terpadu Bimbingan Teknis Balai Kalibrasi Tahun 2025 yang mengusung tema “Pemastian Keabsahan Hasil Pengukuran untuk Menjamin Hasil Uji yang Valid" pada 29 September s.d 2 Oktober 2025
Kegiatan ini sebagai komitmen Balai Kalibrasi untuk menjaga kompetensi baik untuk staf kalibrasi secara khusus dan untuk staf penguji laboratorium Badan POM di seluruh Indonesia. Diharapkan dengan penguji yang kompeten, pengelolaan peralatan di seluruh laboratorium Badan POM berjalan efektif, efisien dan selalu dalam performa terbaik. Komitmen dalam menjaga kompetensi ini ditunjukan dengan antusiasme 563 penguji yang mengikuti kegiatan baik secara luring maupun daring.
Narasumber yang diundang dalam kesempatan ini adalah Bapak Hara Isidoro Simarmata, S.T., M.T. dari Badan Standardisasi Nasional. Beliau adalah Ketua Tim Akreditasi Laboratorium Kalibrasi – BSN. Materi yang beliau bawakan yaitu tentang Kebijakan Penjaminan Kalibrasi. Kalibrasi berperan untuk memastikan dan menjamin bahwa hasil pengukuran dan pengujian yang dilakukan oleh alat ukur akurat, dapat diandalkan, dan tertelusur ke standar internasional (SI).
Selama 4 hari, para penguji diperkaya dengan materi berkaitan dengan Interpretasi dan Implementasi Sertifikat Hasil Kalibrasi, Pengecekan antara Lingkup Gaya-Massa, Lingkup Suhu dan Lingkup Instrumen Analitik. Pengecekan antara merupakan salah satu cara pemastian keabsahan hasil pengukuran yang dilakukan diantara rentang kalibrasi alat untuk menjamin status kalibrasi.
“DIKOLABORASI” yang merupakan inovasi dari Balai Kalibrasi dalam upaya Pengelolaan Peralatan Laboratorium Badan POM di seluruh Indonesia menjadi salah satu topik dalam Bimbingan Teknis. Melalui “DIKOLABORASI” seluruh peralatan yang dimiliki Badan POM dapat terpetakan dengan jelas sebagai suatu gambar kekuatan laboratorium Badan POM. Bimbingan Teknis Kalibrasi ini ditutup oleh Kepala Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional Ibu Mimin Jiwo Winanti, S.Si., Apt. secara resmi.