Jakarta (11/03/26) - Menuju Pelayanan Prima, Balai Kalibrasi Gelar Forum Konsultasi Publik
Sebagai upaya peningkatan kualitas layanan publik Balai Kalibrasi gelar Forum Konsultasi Publik. Kegiatan ini diselenggaran bersama dengan Pusat Pengembangan dan Pengujian Obat dan Makanan nasional (PPPOMN) dan Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan PPPOMN (Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan (BPKOM), Balai Pengujian Produk Biologi (BPPB) dan Balai Kalibrasi). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 9 Maret 2026 di Auditorium Gedung Merah Putih Lantai 8, Badan POM RI dan secara daring melalui zoom meeting. Peserta pada kegiatan ini melibatkan perwakilan dari unsur-unsur masyakat dari PPPOMN, Balai Kalibrasi, BPKOM dan BPPB seperti Akademisi, Media Massa, Pengguna Layanan, Organisasi Masyarakat, Stakeholder dan Kelompok Rentan.
Pada sambutan pembuka kegiatan Kepala PPPOMN, Mimin menyampaikan Kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada tahun 2026 mengusung tema ’Memperkuat Sinergi untuk Pelayanan Publik Yang Adaptif, Terintegrasi Dan Berkelanjutan.” Forum ini diselenggarakan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik PPPOMN beserta 3 UPT PPPOMN untuk pelayanan publik yang prima, bermutu, cepat dan transparan kepada stakeholder.
Selanjutnya Mimin menyampaikan, Pelayanan Publik PPPOMN mengacu pada PerBPOM no. 28 tahun 2022 tentang Standar Pelayanan Publik dan terus melakukan evaluasi agar semakin responsive, transparan dan akuntabel. Penyusunan standar pelayanan perlu melibatkan masyarakat melalui Forum Konsultasi Publik sebagai wadah dialog dan partisipasi. Layanan kami terdiri dari penyediaan baku pembanding kimia, mikro, uji profisiensi, pelatihan teknis laboratorium, kalibrasi, layanan pengujian, layanan hewan uji dan juga lot release.
Kegiatan Forum Konsultasi Publik dibuka langsung oleh Sekretaris Utama BPOM, Jayadi. Pada sambutannya Jayadi menyampaikan apresiasi kepada PPPOMN dan seluruh UPT yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Jayadi juga menyampaikan BPOM merupakan organisasi yang bersentuhan dengan publik sehingga perlu masukkan dari masyarakat, apakah masyarakat sudah puas dengan layanan yang diberikan. Masukkan dari masyarakat juga sangat berarti bagi BPOM khususnya PPPOMN dan UPT dilingkungan PPPOMN untuk terus introspeksi diri dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Selanjutnya Jayadi menyampaikan bahwa kita harus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap layanan yang telah diberikan serta melakukan tindak lanjut terhadap masukkan dari masyarakat, forum ini merupakan wadah yang cukup bagus untuk saling memberikan masukan dan koreksi.
Pada Kegiatan ini Kepala PPPOMN dan masing-masing Kepala UPT menyampaikan draft perubahan standar pelayanan, Kepala Balai Kalibrasi, Henry juga menyampaikan hasil SKM tahun 2025 dan draft Standar Pelayanan Balai Kalibrasi. Dengan penyampaian ini diharapkan para peserta FKP dapat memberikan masukkan terhadap draft standar pelayanan untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik dan memperoleh predikat Pelayanan Prima di tahun 2026.
Pada Kegiatan ini juga disampaikan apresiasi kepada pelanggan tertib administrasi dan petugas layanan terbaik. Sebagai Pelanggan tertib administrasi Layanan Kalibrasi diberikan kepada PT. Era Baru Akurasindo dan Petugas Layanan terbaik triwulan 1 2026 diberikan kepada Diandrani Alegra Filza.
Peserta kegiatan baik daring maupun luring sangat antusias dan memberikan masukkan yang sangat bermanfaat bagi perbaikan layanan Balai Kalibrasi ke depannya. Akhir kegiatan para perwakilan unsur Akademisi, Media Massa, Pengguna Layanan, Organisasi Masyarakat, Stakeholder dan Kelompok Rentan menandatangi berita acara FKP yang telah disepakati bersama. Selanjutnya hasil FKP akan dijadikan masukkan dalam menyusun standar pelayanan ke depan sehingga Balai Kalibrasi memperoleh predikat Pelayanan Prima di tahun 2026.(tw)